Text
Nasionalisme Ulama
Disertasi ini membuktikan bahwa Sayyid Idrus bin Salim Aljufri (Guru Tua), adalah seorang ulama sunni yang bercorak nasionalis religius progresif dan menjadikan madrasah dan Perguruan Alkhairaat sebagai basis perjuangan nasionalisme melalui tiga gerakan; pendidikan, dakwah, dan usaha pemberdyaan sosial. Madrasah Alkhairaat tidak hanya diposisikan sebagai lembaga ta'lim wa al-Muta'allim (proses belajar mengajar) atau transfer of knowledge belaka, melainkan juga untuk menanamkan akhlaq al-Karimah (budi pekerti luhur). Dengan memposisikan madrasah Alkhairaat seperti itu, akhirnya Guru Tua berhasil membangkitkan kesadaran patriotisme dan nasionalisme bagi Abna' al-khairat, untuk mengusir penjajah Belanda dan Jepang.
Menurut Guru Tua, Imperialisme dan kolonialisme tidak hanya identik dengan perbudakan umat manusia, tapi juga kedua konsep politik itu bertentangan dengan Hak Azasi Manusia (HAM) dan ditolak oleh semua ajaran agama. Sedangkan gerakan separatisme: DI/TII Abdul Qahhar Mudhakkar, Permesta, Komunisme, dan G.30. S/PKI. Adalah bentuk pengkhianatan terhadap konstitusi Negara. Guru Tua tidak pernah terlibat dalam politik praktis, tapi menjadikan Alkhairaat sebagai kekuatan kritis akomodatif terhadap partai politik dan pemerintah dalam mengelola kekuasaan Negara.
Tidak tersedia versi lain